Tips dan Cara Cuci Karpet Permadani di Rumah agar Tidak Luntur dan Tetap Awet

Laundry karpet permadani, Sumber: harga.web.id

Punya karpet permadani di rumah memang bikin ruangan terasa hangat dan estetik. Tapi, perawatannya juga tidak bisa asal-asalan karena cuci karpet permadani ada tekniknya sendiri.

Salah cara sedikit saja, warna bisa luntur, motif jadi pudar, bahkan seratnya bisa rusak. Jangan sampai niat membersihkan malah bikin karpet kesayangan jadi kurang sedap dipandang.

Sebenarnya, ada beberapa cara membersihkan karpet permadani di rumah yang cukup mudah dilakukan tanpa merusak warna dan kelembutannya. Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini!

Cara Cuci Karpet Permadani Dijamin Tidak Luntur

Mencuci karpet permadani, Sumber: static-src.com
Mencuci karpet permadani, Sumber: static-src.com

Karpet permadani biasanya memiliki corak cerah dan cukup sensitif terhadap bahan kimia keras maupun air hangat. Proses pencucian yang tepat akan mempertahankan kelembutannya sekaligus mengusir bau apek.

Perlakuan ini hampir mirip seperti memahami cara mencuci karpet bahan polyester agar tidak mudah berbulu. Begini langkah mencuci karpet permadani Anda agar warnanya tetap terjaga.

1. Bersihkan Debu dan Kotoran Terlebih Dahulu

Penting untuk diingat, jangan pernah membasahi karpet yang masih penuh dengan debu dan pasir. Sebelum cuci karpet permadani, sedot dulu kotoran menggunakan vacuum cleaner.

Jika tidak ada vacuum, Anda bisa menepuk-nepuk karpet secara perlahan di luar ruangan. Langkah awal ini sangat penting agar debu tidak berubah menjadi lumpur pekat saat terkena air.

Selain itu, karpet yang sudah bebas dari debu kering akan jauh lebih mudah dibilas dan dibersihkan secara maksimal.

2. Tes Luntur Terlebih Dahulu

Kunci utama menjaga warna karpet adalah dengan melakukan tes kelunturan sebelum mencuci seluruh permadani. Langkah ini penting untuk mengetahui tingkat ketahanan zat pewarna pada serat kain saat terkena air sabun.

Caranya, basahi sedikit area sudut karpet yang tidak terlihat, lalu tekan dengan kain putih atau tisu bersih.

Jika warna menempel pada kain, karpet tergolong sensitif dan membutuhkan penanganan ekstra hati-hati. Cara ini efektif meminimalkan risiko warna pudar atau luntur belang setelah dicuci.

3. Gunakan Air Dingin dan Hindari Air Panas

Saat menerapkan tips merawat karpet permadani, pemilihan suhu air tidak boleh sembarangan. Gunakan selalu air bersuhu dingin atau normal agar pigmen warna tetap stabil.

Air panas merupakan penyebab paling umum yang membuat serat sintetis maupun wol melepaskan zat warnanya. Penggunaan air dingin menjadi trik sederhana namun krusial agar permadani kesayangan tidak cepat kusam.

4. Gunakan Deterjen Lembut dan Sikat Searah

Pilih deterjen cair dengan pH netral khusus bahan halus agar tidak mengikis lapisan warna motif permadani. Larutkan deterjen ke dalam seember air terlebih dahulu sebelum diusapkan ke permukaan karpet.

Hindari menuangkan sabun langsung tanpa dilarutkan karena bisa meninggalkan residu kimia membandel. Saat membersihkan, sikat permukaan karpet secara perlahan dan selalu searah.

Menyikat terlalu agresif justru bisa merusak rajutan serat dan membuat tampilan karpet terlihat pecah. Kesabaran saat menyikat akan menjaga keindahan motif karpet tetap tahan lama.

5. Bilas sampai Benar-benar Bersih

Membilas karpet dengan benar, Sumber: dekoruma.com
Membilas karpet dengan benar, Sumber: dekoruma.com

Setelah proses penyikatan selesai, bilas karpet menggunakan air mengalir sampai sisa deterjen benar-benar hilang. Busa yang tertinggal pada serat dapat membuat karpet terasa kaku dan kusam seiring waktu.

Membilas busa memang membutuhkan kesabaran, apalagi jika sedang cuci karpet tebal. Bilaslah beberapa kali hingga air terlihat jernih agar permadani tetap lembut saat digunakan.

6. Keringkan di Tempat Teduh

Hindari menjemur karpet permadani tepat di bawah terik matahari langsung. Paparan sinar ultraviolet berlebih dapat memudarkan warna cerah karpet secara permanen.

Cukup angin-anginkan karpet di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara lancar. Pastikan permadani kering sempurna hingga lapisan dasar agar tidak memicu bau apek maupun pertumbuhan jamur.

Selain mencuci, lakukan juga perawatan harian seperti segera mengeringkan tumpahan cairan dan melakukan vacuum berkala. Mirip seperti tantangan saat mengatasi kasur bau ompol, noda basah pada karpet juga harus segera diserap sebelum meresap ke dalam serat kain.

Capek Cuci Karpet Sendiri? Ini Solusinya!

Layanan MOS Express Laundry, Sumber: dok pribadi
Layanan MOS Express Laundry, Sumber: dok pribadi

Membersihkan permadani berukuran besar di rumah memang menuntut waktu, tenaga, dan tempat jemur yang luas. Jika dilakukan sendiri, proses menyikat hingga mengeringkannya tentu sangat menguras tenaga.

Daripada repot dan khawatir karpet malah luntur, mempercayakan cucian pada penyedia laundry terpercaya merupakan jalan pintas terbaik. MOS Laundry hadir sebagai solusi laundry express Jogja  yang siap membersihkan karpet Anda secara menyeluruh dan higienis.

Menariknya lagi, Anda bisa memanfaatkan layanan laundry antar jemput Jogja tanpa perlu repot keluar rumah. Hubungi tim CS kami sekarang untuk menikmati karpet yang bersih, wangi, dan bebas repot!