Gendongan adalah salah satu peralatan bayi yang paling penting. Namun, sering kali luput dari perhatian orang tua dan ditemukan gendongan bayi berjamur. Padahal, gendongan termasuk perlengkapan yang sering bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Jika dibiarkan lembab atau jarang dibersihkan, jamur bisa muncul dan berisiko menyebabkan iritasi hingga masalah kulit pada si kecil.
Masalah gendongan bayi berjamur sebenarnya bisa diatasi jika ditangani dengan cara yang tepat. Ada caranya supaya gendongan bebas jamur dan bahan tidak rusak. Supaya tidak salah langkah, simak panduan lengkapnya pada artikel berikut ini.
Penyebab dan Bahaya Gendongan Bayi Berjamur

Gendongan bayi termasuk perlengkapan yang sering digunakan sehari-hari dan bersentuhan langsung dengan tubuh bayi maupun orang tua. Karena itulah, gendongan sangat rentan terkena keringat, lembap, dan kotoran. Jika perawatannya kurang tepat, kondisi ini bisa memicu tumbuhnya jamur tanpa disadari. Beberapa penyebab gendongan bayi berjamur antara lain:
- Sering terkena keringat bayi atau orang tua dan tidak segera dikeringkan
- Disimpan dalam kondisi masih lembab
- Jarang dicuci meskipun terlihat masih bersih
- Proses pengeringan yang tidak maksimal setelah dicuci
Jika gendongan bayi berjamur dibiarkan, dampaknya tidak bisa dianggap sepele. Jamur yang menempel dapat memicu iritasi, gatal, hingga ruam pada kulit bayi yang masih sensitif. Selain itu, bau apek yang muncul juga membuat gendongan tidak nyaman digunakan dan berpotensi mengganggu kenyamanan si kecil saat digendong.
Tidak hanya berdampak pada kesehatan, jamur juga dapat merusak serat kain gendongan. Lama-kelamaan, bahan jadi rapuh, mudah sobek, dan tidak lagi aman untuk menopang bayi. Oleh karena itu, Anda perlu tahu bagaimana cara merawat dan menangani gendongan jika sudah terlanjur berjamur.
Cara Mengatasi Gendongan Bayi Berjamur

Saat menemukan gendongan bayi berjamur, sebaiknya segera ditangani agar tidak menyebar dan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan si kecil. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar jamur hilang tapi kain gendongan aman.
1. Lepaskan Bagian Gendongan dan Hilangkan Jamur Kering sebelum Dicuci
Langkah pertama sebelum mencuci gendongan adalah melepaskan seluruh bagian gendongan, termasuk bantalan, tali, atau aksesoris yang bisa dilepas. Dengan membongkar gendongan, proses pembersihan akan lebih maksimal. Anda juga bisa mencegah jamur menyebar ke bagian lain saat mencuci.
Sebelum terkena air, bersihkan jamur kering dengan cara ditepuk atau disikat perlahan dengan sikat berbulu halus. Tujuannya mengangkat spora jamur yang menempel di permukaan kain. Membersihkan jamur kering terlebih dahulu juga membantu hasil pencucian menjadi lebih bersih dan efektif.
2. Cuci dengan Deterjen Lembut dan Air Dingin
Gunakan deterjen yang lembut dan aman untuk perlengkapan bayi, lalu cuci gendongan menggunakan air dingin. Tidak boleh menggunakan air panas karena dapat merusak bahan sekaligus membuat jamur semakin sulit dihilangkan.
Prinsip mencuci gendongan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara mencuci gendongan hipseat. Gendongan cukup ditekan perlahan saat dicuci, tanpa perlu digosok atau dipelintir. Selain lebih aman untuk bahan, cara ini juga efektif membersihkan kotoran dan jamur secara bertahap.
3. Gunakan Bahan Alami Jika Jamur Membandel
Jika jamur masih tersisa, Anda bisa memanfaatkan bahan alami seperti cuka atau baking soda. Campurkan secukupnya ke dalam air rendaman, lalu rendam gendongan selama beberapa saat sebelum dicuci kembali.
Bahan alami ini membantu menghambat pertumbuhan jamur tanpa meninggalkan residu berbahaya. Pastikan gendongan dibilas hingga benar-benar bersih agar tidak ada sisa larutan yang menempel. Jika terpaksa menggunakan bahan non-alami, uji cobakan dulu ke sedikit bagian dari gendongan. Hal ini untuk melihat efeknya terlebih dahulu.
4. Keringkan Hingga Benar-Benar Kering
Setelah dicuci, keringkan gendongan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Pastikan tidak ada bagian yang masih lembab, terutama di area lipatan dan bantalan. Pengeringan yang maksimal sangat penting untuk mencegah jamur muncul kembali. Gendongan yang sudah benar-benar kering akan lebih aman dan nyaman saat digunakan kembali.
Mengatasi gendongan bayi berjamur sebenarnya tidak sulit jika Anda tahu cara yang tepat. Intinya jamur harus dibersihkan menyeluruh dan gendongan dikeringkan secara maksimal. Dengan begitu gendongan jadi bersih dan aman digunakan si kecil. Orang tua pun tidak perlu khawatir lagi.
Tips Mencegah Gendongan Bayi Berjamur Kembali

Setelah gendongan bayi bebas jamur, yang tidak kalah penting selanjutnya adalah mencegah jamur muncul kembali. Tips perawatan harian yang sederhana ini dapat membantu menjaga gendongan jika dilakukan konsisten.
- Segera angin-anginkan gendongan setelah digunakan, terutama jika terkena keringat
- Pastikan gendongan benar-benar kering sebelum disimpan
- Simpan gendongan di tempat kering dengan sirkulasi udara yang baik
- Cuci gendongan secara rutin meskipun tidak terlihat kotor
- Hindari menyimpan gendongan dalam tas atau plastik tertutup terlalu lama
Dengan melakukan kebiasaan kecil ini secara rutin, risiko gendongan bayi berjamur dapat diminimalkan. Jadi gendongan tetap bersih, aman, dan nyaman digunakan. Bahkan gendongan bisa lebih awet digunakan sampai si kecil besar.
Bersihkan Gendongan Bayi Berjamur Tanpa Ribet

Setelah tahu cara membersihkan gendongan bayi berjamur di atas, ternyata prosesnya tidak serumit itu, kan? Namun, jika Anda masih ragu, menggunakan laundry profesional bisa menjadi solusi praktis. MOS Laundry Jogja siap membantu Anda.
Tak hanya melayani laundry satuan Jogja, kami juga berpengalaman menangani berbagai perlengkapan bayi. Bahkan, bagi Anda yang sedang mencari layanan cuci stroller Jogja, kami bisa menanganinya! Percayakan semua perlengkapan bayi Anda kepada MOS Laundry untuk hasil bersih dan aman!