Jersey bukan sekadar pakaian olahraga biasa. Buat sebagian orang, jersey official atau jersey tim kesayangan adalah koleksi berharga yang harganya bisa sangat mahal. Sayangnya, salah perawatan bisa membuat sablon retak atau warnanya pudar. Padahal ada banyak cara mencuci jersey supaya tetap awet.
Kalau jersey dipakai untuk olahraga, fungsinya juga perlu dijaga biar tetap adem dan tidak gampang bau. Salah cuci bisa membuat pori-pori kain tertutup sehingga tidak lagi nyaman dipakai di lapangan. Untungnya, merawat jersey tidak ribet kok. Ada beberapa tips cara mencuci jersey biar tetap sama fungsinya dan tidak malu-maluin. Yuk, kita bahas sama-sama!
Tips Mencuci Jersey supaya Tetap Awet

Jersey memang terlihat secara kaos biasa pada umumnya. Tapi dibalik itu ketika warnanya pudar atau sablonnya retak, pasti rasanya sayang banget. Makanya, Anda perlu tahu bagaimana cara mencuci jersey sendiri di rumah. Bisa sih, Anda cucikan saja ke laundry express Jogja, tapi merawat sendiri tentu lebih hemat kan? Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa langsung Anda praktikkan.
1. Jangan Dicampur dengan Pakaian Lain
Saat mencuci jersey, usahakan dipisahkan dengan pakaian lain. Apalagi dengan yang kasar seperti celana jeans atau jaket. Jersey kadang terbuat dari bahan yang tipis dan sensitif. Gesekannya dapat membuat kain jersey cepat berbulu dan sablon jadi rusak.
Jika jersey dicuci terpisah, Anda bisa menjaga warnanya tetap cerah dan tidak terkena luntur dari pakaian lain. Apalagi kalau jersey Anda berwarna putih atau terang yang mudah berubah kusam. Jadi, jangan malas untuk memisahkan pakaian ya!
2. Balik Jersey Saat Dicuci
Jangan remehkan hal sederhana membalik jersey sebelum dicuci. Langkah ini menjadi kunci juga dari cara mencuci jersey yang benar. Dengan membalik jersey, ini bisa melindungi sablon dari gesekan langsung dengan air, deterjen, atau permukaan mesin cuci. Jadi, logo dan tulisan di jersey tidak mengelupas.
Selain itu, membalik jersey juga membantu mengurangi risiko pudar pada bagian luar kain. Bagian dalam jersey yang terkena lebih banyak gesekan saat dicuci, sehingga bagian luar tetap terlindungi. Jadi, sebelum memasukkan jersey ke ember atau mesin cuci, jangan lupa dibalik dulu.
3. Pilih Deterjen yang Tepat

Tidak semua deterjen cocok untuk jersey. Hindari deterjen yang mengandung pemutih karena bisa merusak serat kain dan membuat sablon retak. Pilih deterjen cair yang lebih lembut dan mudah larut dalam air. Sedangkan deterjen bubuk sering meninggalkan sisa yang menempel di kain jersey.
Kalau jersey sering dipakai untuk olahraga dan bau keringat menempel, pilih deterjen yang punya formula khusus anti-bau atau antibakteri. Dengan begitu, jersey tetap segar tanpa harus dicuci berulang kali.
4. Perhatikan Cara Mencuci Jersey
Cara paling aman untuk merawat jersey adalah dengan mencucinya menggunakan tangan. Rendam jersey sebentar dengan air dan deterjen cair, lalu gosok perlahan. Hindari menyikat sablon atau mengucek bagian yang ada print-nya agar tidak cepat rusak.
Kalau ingin lebih praktis, Anda bisa menggunakan mesin cuci, tapi gunakan mode gentle atau delicate. Masukkan jersey ke dalam kantong cuci supaya tidak bergesekan langsung dengan pakaian lain. Dengan cara ini, jersey tetap bersih dan aman.
5. Perhatikan Suhu Mencuci
Air panas memang bisa membantu menghilangkan noda lebih cepat. Pada kaos jersey, suhu air yang terlalu tinggi bisa merusak elastisitas kain dan membuat sablon lebih cepat pecah. Lebih baik gunakan air dingin agar bahan jersey tetap terjaga.
Selain itu, mencuci dengan air dingin juga membantu menjaga warna jersey tetap cerah. Warna tidak cepat luntur, apalagi jika jersey punya kombinasi warna terang. Jadi, jangan asal mencuci dengan air panas, karena justru bisa memperpendek usia jersey Anda.
6. Hindari Pengering Panas
Pada layanan laundry satuan Jogja biasanya pakaian dikeringkan dengan pengering. Cepat sih, tapi panasnya bisa merusak serat kain jersey. Akibatnya, jersey melar, kusut permanen, atau bahkan menyusut. Panas juga mempercepat sablon retak.
Cara amannya adalah diangin-anginkan. Gantung jersey di tempat teduh yang punya sirkulasi udara bagus. Jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari terik karena bisa membuat warnanya cepat pudar. Cara ini memang butuh waktu lebih lama, tapi hasilnya lebih aman untuk jersey kesayangan Anda.
7. Tidak Disetrika

Bahan jersey biasanya tidak mudah kusut, jadi sebenarnya tidak perlu disetrika. Setrika justru bisa merusak sablon karena panasnya terlalu tinggi. Jika dipaksa, sablon bisa meleleh atau menempel pada alas setrika.
Kalau ingin jersey terlihat lebih rapi, cukup gantung jersey setelah dicuci agar serat kainnya kembali ke bentuk semula. Anda juga bisa menggunakan setrika uap dengan jarak agak jauh, tapi ini hanya pilihan tambahan. Intinya, hindari setrika langsung pada jersey untuk menjaga kualitasnya tetap sempurna.
Bagi Anda mungkin jersey tidak hanya sebuah pakaian, tapi punya peran emosional. Maka, perawatannya pun harus dikerjakan dengan hati-hati. Cara mencuci jersey di atas bisa Anda coba langsung. Kalau mencuci sendiri masih takut salah, Anda bisa menyerahkannya ke laundry express terdekat di sekitar Anda.
Jangan Ambil Risiko, Serahkan pada MOS Laundry!

Kalau Anda ragu atau tidak punya waktu untuk mencuci jersey, serahkan saja pada MOS Laundry Express. Kami paham betul bagaimana cara mencuci jersey dan merawatnya agar warna tidak cepat pudar, dan sablon tetap menempel sempurna.
Daripada khawatir salah perlakuan dan akhirnya merusak jersey kesayangan, lebih aman langsung percayakan ke ahlinya. Hubungi Moslaundry sekarang juga. Rawat jersey favorit Anda dengan MOS Laundry!