Tips dan Cara Mencuci Selimut Bayi agar Lembut dan Bebas Iritasi Kulit

Selimut bayi, Sumber: shopify.com

Saat masih dalam rentang usia bayi hingga balita, kulit si kecil cenderung lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Hal ini menjadikan Anda sebagai orang tua perlu lebih selektif dalam memilih produk untuk bayi, termasuk deterjen untuk mencuci selimut bayi dan pakaiannya.

Di samping itu, perawatan perlengkapan bayi seperti selimut pun perlu dilakukan secara tepat agar serat kainnya terjaga dan tetap lembut. Dengan begitu, risiko iritasi hingga alergi dapat diminimalisir sedini mungkin. Kulit bayi pun akan tetap sehat, dan si kecil bisa tetap ceria sepanjang hari.

Lantas, bagaimana cara mencuci selimut bayi secara tepat untuk memastikan kain tetap awet, higienis, dan nyaman digunakan bayi? Panduan lengkap mengenai tips mencuci perlengkapan bayi ini bisa Anda simak di bawah ini!

Tips dan Cara Mencuci Selimut Bayi yang Benar

Mencuci selimut bayi, Sumber: next.co.uk
Mencuci selimut bayi, Sumber: next.co.uk

Berbincang tentang cara merawat selimut bayi agar lembut, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan demi menjaga kualitas kain. Serupa dengan pentingnya panduan mencuci baby nest, kebersihan kain selimut juga berpengaruh besar pada kenyamanan si kecil.

1. Gunakan Deterjen Khusus Bayi

Seperti yang disebutkan di atas, Anda perlu selektif dalam memilih deterjen untuk si kecil. Pilihlah produk sabun cuci baju yang diformulasikan bebas bahan kimia keras maupun pewangi buatan berlebih.

Tujuannya yaitu untuk meminimalkan risiko alergi pada kulit bayi yang masih tipis. Deterjen berbahan lembut juga tidak meninggalkan residu kimia berbahaya pada kain sehingga jauh lebih aman.

2. Hindari Penggunaan Pemutih dan Pelembut Pakaian

Meski hanya dipakai saat tidur, selimut cukup rentan terkena noda tumpahan susu atau cairan lainnya. Selain selimut, masalah aroma tak sedap juga kerap terjadi pada bantal, sehingga penting mengetahui cara menghilangkan bau pada bantal bayi tanpa bahan kimia menyengat.

Sebagian orang tua terbiasa menggunakan pemutih untuk menghilangkan noda tersebut. Namun, langkah tersebut kurang tepat karena pemutih serta pelembut pakaian kimiawi berisiko tinggi memicu ruam atau iritasi kulit anak.

3. Pisahkan dari Pakaian Orang Dewasa

Tekstur kain selimut bayi memerlukan perlakuan khusus agar tidak mudah berserabut. Karena itu, hindari mencampurnya langsung dengan cucian orang dewasa.

Rendam selimut secara terpisah selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, kucek perlahan menggunakan tangan untuk memastikan seluruh sudut kain bersih maksimal.

4. Rendam Menggunakan Air Hangat

Jika selimut terkena ompol atau kotoran berbau, Anda bisa memanfaatkan air hangat untuk proses perendaman. Trik ini juga sering dipakai sebagai bagian dari langkah cara mengatasi kasur bau ompol agar kumannya mati.

Suhu air hangat membantu mengangkat noda membandel tanpa merusak serat kain. Pastikan air yang digunakan tidak terlalu panas agar elastisitas bahan selimut tetap terjaga.

5. Bilas Hingga Benar-benar Bersih

Tahapan pembilasan adalah kunci utama mencuci perlengkapan bayi. Pastikan air perasan akhir sudah jernih sempurna dan tidak meninggalkan sisa busa deterjen.

Residu sabun yang tertinggal di serat selimut dapat menjadi penyebab utama rasa gatal dan iritasi kulit pada bayi. Bilaslah dua hingga tiga kali untuk hasil yang higienis.

6. Terapkan Teknik Pengeringan yang Tepat

Keringkan selimut bayi dengan cara diangin-anginkan di area teduh bersirkulasi udara lancar. Hindari menjemur langsung di bawah terik matahari terik agar teksturnya tidak kaku.

Penggunaan mesin pengering berkecepatan tinggi juga sebaiknya dihindari, terutama untuk selimut berbahan fleece atau bulu halus. Simpan selimut yang sudah kering di lemari bersih, atau simpan bersama silica gel bila tidak segera digunakan.

Seberapa Sering Selimut Bayi Harus Dicuci?

Kapan mencuci selimut bayi, Sumber: shopify.com
Kapan mencuci selimut bayi, Sumber: shopify.com

Frekuensi pencucian selimut bayi sebenarnya tergantung pada intensitas pemakaian sehari-hari. Untuk pemakaian rutin, selimut dianjurkan dicuci 2 hingga 3 kali dalam seminggu.

Jadwal ini efektif menjaga higienitas selimut tanpa membuat kainnya cepat rapuh. Namun bila selimut terkena noda susu, keringat, atau ompol, segera cuci hari itu juga agar noda tidak mengering dan menjadi sarang bakteri.

MOS Laundry Express, Solusi untuk Cuci Segala Perlengkapan Bayi

Layanan MOS Express Laundry, Sumber: dok pribadi
Layanan MOS Express Laundry, Sumber: dok pribadi

Bagi Anda yang memiliki jadwal padat dan membutuhkan bantuan jasa laundry terpercaya, MOS Laundry hadir memberikan solusi perawatan pakaian keluarga secara profesional.

Melalui layanan khusus laundry peralatan bayi, kami memakai deterjen hipoalergenik yang higienis serta aman untuk kulit sensitif buah hati Anda.

Selain selimut, MOS Laundry Express melayani cuci stroller Jogja, baby car seat, hingga kasur bayi dengan proses higienis bersertifikasi.

Segera percayakan perlengkapan anak Anda pada layanan laundry kilat Jogja dari MOS Laundry Express untuk hasil bersih, lembut, dan siap pakai!